Kamis, 03 Maret 2011
Selasa, 16 November 2010
Minggu, 07 November 2010
Rabu, 03 November 2010
Resep Keripik Singkong Balado
![]() |
| Foto www.detikfood.com |
Siapa sih yang tidak suka camilan yang satu ini. Keripik Singkong merupakan camilan yang sudah pasti banyak dinikmati di dalam maupun luar negri. Keripik singkong bisa diolah menjadi berbagai rasa yang menggugah selera, salah satunya adalah Keripik Singkong Balado. Rasa pedasnya kadang membuat kita jadi ketagihan.
Resep Bahan Keripik Singkong Balado :
- 500 gram singkong, diiris tipis
- 1 sendok teh air kapur sirih
- 1 sendok teh garam
- 750 ml air
8 KEBOHONGAN SEORANG IBU DALAM HIDUPNYA
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia. Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "Makanlah nak, aku tidak lapar" ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Selasa, 02 November 2010
Logo Partai Peserta Pemilu 2009
Berikut adalah logo Partai Peserta Pemilu 2009 (nomor 35 sampai dengan 40 adalah partai lokal di Provinsi Nangro Aceh Darussalam)
Senin, 01 November 2010
Sekilas Pandang Bengawan Donan
| Kapal khusus penyeberangan dari Kecamatan Kampung Laut menuju Cilacap Kota dan sekitar (gambar diambil saat pendistribusian logistik untuk pemilu 2009) |
Jika kamu dari luar pulau jawa... liat-liat Bengawan Donan dong.. Kamu masih peduli lingkungan kan???????? Kesini aja.. Kamu bisa melakukan riset akan lingkungan, budaya, sosial dan kemasyarakatan dan kehidupan sisi Bengawan Donan yang hanya ada di Cilacap aja..
Kejernihan Bengawan Donan
Bengawan Donan, Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia
Sungai ini masih jernih. Belum begitu terkontaminasi oleh limbah Pertamina. Karena dari pihaknya telah membuat sistem limbah canggih dengan berpedoman pada AMDAL.
Ekosistemnya masih terjaga dengan baik kok. Hanya pada hutan mangrove di sekeliling yang ada pada Bengawan Donan ini sedikit berkurang oleh pembabatan yang dilakukan penduduk. Namun untunglah tidak begitu rusak. Tapi alankah baiknya kita mesti menjaga mangrove tersebut agar ekosistemnya tidak terganggu dan habitat penghuni air di sekeliling bengawan ini tetap lestari.. Tulisan ini Kami muat untuk para pembaca yang peduli terhadap Alam yang diciptakan Allah untuk kita jaga dan rawat agar hasilnya dapat dipetik untuk hari esok dan anak cucu kita..
Cilacap Nan Mempesona
Bagi kawan-kawan yang nun jauh di sono.... Kalau kamu kangen dengan pantainya Cilacap... nih tak kasih punyaku. Moga aja bisa ngobatin kerinduan kamu pada kampung halaman...
Teluk penyu nan indah... so beautiful.. udaranya spoi-spoi. Ni photo tak ambil sekitar pukul 05.30 WIB di bulan Agustus 2009. Sejuk kala pagi hari.. indah lukisan alam di langit.. bertabur bias-bias cahya kemilau pagi hari.. di ujung mata memandang pantai dihadirkan dua gunung indah... tapi huft cerobong PLTU ganggu pemandangan banget tuh ..
Di baratnya pantaiku ada sosok gunung slamet nan memukau... oh indahnya.
Nah loooo... kangen kaaan ma kampung halaman...
Kampungku di Cilacap
Cilacap. Kota yang dikenal masyarakat Jawa Tengah sebagai kota industri. Bayangan kita adalah polusi yang diakibatkan akan industri-industri itu. Tapi nggak demikian halnya di kampungku (Kelurahan Donan) yang notabene masuk dalam Ring 1 PT. Pertamina Unit IV.
Namun demikian perlu ada sedikit usaha yang dilakukan para pihak untuk menyeimbangkan alam agar alam tak "marah". Ini yang mungkin jadi PR besar Pemerintah Daerah untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang terkait dengan dampak yang ditimbulkan agar penduduk dengan 2 juta lebih (terhitung bulan Oktober 2010) ini tidak terganggu. Akankah ada kebijakan Pemerintah Daerah Cilacap memihak kepentingan semua pihak? Kita tunggu saja...
Kamis, 28 Oktober 2010
Cilacap Diselimuti Debu, BPBD dan PMI Bagikan 3.000 Masker
| Oleh Wagino |
| Rabu, 27 Oktober 2010 11:45 |
Pengendara sepeda motor menerima masker Langkah tersebut ditempuh sebagai salah satu upaya menanggulangi infeksi pernafasan. |
Rabu, 27 Oktober 2010
Merapi Meletus
Alasan kenapa Mbah Maridjan tidak mau turun
Mbah Maridjan: Jangan Ambil Foto Saya...
Rabu, 27 Oktober 2010 | 10:28 WIB
SURYA/DYAN REKOHADI
Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi saat berada di rumahnya di kaki Gunung Merapi tepatnya di Dusun Kinah Rejo Desa Umbul Harjo Kecamatan Cangkringan Sleman Yogyakarta. SLEMAN, KOMPAS.com — Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi, diduga tewas akibat sengatan awan panas yang disebut wedhus gembel di kediamannya Dusun Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Selasa (26/10/2010). Dusun tempat tinggal Mbah Maridjan dan kerabatnya itu luluh lantak di sapu abu panas. Belasan jenazah ditemukan dan satu di antaranya diduga adalah Mbah Maridjan.
Mbah Maridjan dan kerabatnya sebelumnya menolak turun gunung untuk mengungsi. Mereka memilih bertahan di rumahnya. Beberapa menit sebelum semburan dahsyat abu gunung, Tribunnews.com sempat melakukan wawancara dengan Mbah Maridjan.
Mbah Maridjan saat itu pun tampak seperti biasa menghadapi kondisi bencana tersebut. Saat wartawan Tribunnews.com memasuki halaman rumah Mbah Maridjan, Bintang iklan minuman suplemen itu menyambut dengan tawa riang. "Ini pakai bahasa Indonesia apa bahasa Yogya," kata Mbah Maridjan mengawali pembicaraan.
Meski panjang lebar dan riang menjawab pertanyaan, Mbah Maridjan mewanti-wanti agar tidak diambil fotonya. Hal ini aneh mengingat Mbah Maridjan akrab dengan kamera karena sering tampil bahkan menjadi bintang iklan sebuah produk minuman stamina. "Jangan difoto, ya," katanya.
Mbah Maridjan sore itu memang tampak berbeda. Saat juru kamera televisi mengambil gambarnya ia pun terus-menerus menutupi wajahnya.
Sumber : Kompas.com
Mbah Maridjan dan kerabatnya sebelumnya menolak turun gunung untuk mengungsi. Mereka memilih bertahan di rumahnya. Beberapa menit sebelum semburan dahsyat abu gunung, Tribunnews.com sempat melakukan wawancara dengan Mbah Maridjan.
Mbah Maridjan saat itu pun tampak seperti biasa menghadapi kondisi bencana tersebut. Saat wartawan Tribunnews.com memasuki halaman rumah Mbah Maridjan, Bintang iklan minuman suplemen itu menyambut dengan tawa riang. "Ini pakai bahasa Indonesia apa bahasa Yogya," kata Mbah Maridjan mengawali pembicaraan.
Meski panjang lebar dan riang menjawab pertanyaan, Mbah Maridjan mewanti-wanti agar tidak diambil fotonya. Hal ini aneh mengingat Mbah Maridjan akrab dengan kamera karena sering tampil bahkan menjadi bintang iklan sebuah produk minuman stamina. "Jangan difoto, ya," katanya.
Mbah Maridjan sore itu memang tampak berbeda. Saat juru kamera televisi mengambil gambarnya ia pun terus-menerus menutupi wajahnya.
Sumber : Kompas.com
Kronologi Detik detik Meletusnya Gunung Berapi
Awan panas bersuhu 600 derajat Celcius menyergap masuk ke kediaman Mbah Maridjan di Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman yang hanya berjarak sekitar 4 Kilometer dari kawah Merapi.
Langganan:
Postingan (Atom)






